Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Tegal dibuka langsung oleh Bupati Tegal schak Maulana Rohman di GOR Indoor Trisanja Slawi, Selasa (09/06/2026).
Bupati Tegal dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tegal
“O2SN bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, melainkan juga sarana pembentukan karakter peserta didik melalui proses kompetisi yang sehat dan berjenjang”, ujar Ischak.
Ia menambahkan, penyelenggaraan O2SN yang dimulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten merupakan proses pembinaan yang sangat baik dalam menjaring dan mengembangkan potensi atlet pelajar.
“Kemenangan bukanlah tujuan utama dalam kompetisi ini, melainkan bagaimana para peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan selama mengikuti perlombaan,” tegasnya.
O2SN merupakan ajang kompetisi olahraga bagi peserta didik yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik di bidang olahraga, menumbuhkan karakter sportif, serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran generasi muda.
Pelaksanaan O2SN Tingkat Kabupaten Tegal Tahun 2026 diikuti oleh perwakilan siswa dari 18 kecamatan di Kabupaten Tegal dengan jumlah peserta sebanyak 260 orang.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Winarto dalam laporanya menyampaikan, terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni Bulu tangkis, senam lantai, atletik, pencak silat dan akuatik.
“Pelaksanaan O2SN berlangsung selama dua hari, 9 hingga 10 Juni 2026, yang dipusatkan di GOR Indoor Trisanja Slawi, serta sejumlah venue pertandingan lainnya sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” kata Winarto.
Ia, menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tegal terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga melalui dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya olahraga di tengah masyarakat serta mendukung pembinaan atlet-atlet muda berprestasi.







