Peringatan Hari Ulang Tahun ke-63, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Tegal menggelar tasyakuran dengan mengusung tema Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas di Gedung PMI Kabupaten Tegal, Kamis (24/7/2025).
Acara dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tegal Muhammad Budi Eko Setiawan, Ketua PWRI Kabupaten Tegal Sunyoto, Wakil Ketua PWRI Sumaryono Yudonegoro, jajaran OPD, dan anggota PWRI se-Kabupaten Tegal.
Mewakili Bupati Tegal, Muhammad Budi Eko Setiawan menyampaikan apresiasi atas kontribusi para purna PNS dalam pembangunan daerah.
“Pengabdian bapak ibu saat masih aktif telah menjadi pondasi pembangunan yang kita nikmati saat ini. kini, meskipun tidak mengemban tugas, PWRI tetap menjadi wadah. Menjaga nilai-nilai pengabdian dan pengayoman, membuktikan semangat pwri tidak pernah mengenal kata pensiun,” ujarnya.
Ketua PWRI Kabupaten Tegal, Sunyoto, mendorong pengurus di tingkat kecamatan agar lebih aktif menyelenggarakan kegiatan dan memperluas kepengurusan.
“Saya percaya kegiatan kegiatan seperti ini dilakukan di masing-masing kecamatan. Tetapi, maaf kenalkan PWRI. Walaupun saya percaya sebagian besar sudah kenal sama PWRI. Akan tetapi, untuk merengkuh, merangkul, mengajak bahwa keberadaan PWRI di kecamatan slawi, balapulang dan lainnya sehingga diakui keberadaannya dengan melakukan kegiatan yang isinya disesuaikan dengan keadaan masing-masing kecamatan,” tuturnya.
Pengurus PWRI Pusat yang disampaikan oleh Wakil Ketua PWRI Kabupaten Tegal menyampaikan pentingnya peran PWRI sebagai pengayom masyarakat.
“Dedikasi dan semangat perjuangan yang besar. anggota pwri sebagai abdi masyarakat mampu mengajarkan masyarakat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh keluarga dan lansia,” ucapnya.
Ketua kegiatan HUT ke-63, Agus Subagyo, menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah.
“Permintaan saya cuma dua. Barangkali bisa dibantu anggaran melalui APBD. Yang kedua, setiap kali serah terima SK pensiun mohon PWRI diundang,” pintanya.
Tasyakuran ini menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota PWRI sekaligus menegaskan komitmen mendukung kesejahteraan lansia sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Penyerahan trofi, sertifikat, dan hadiah bagi para pemenang lomba tenis meja, tausiyah, serta membaca Al-Qur’an dalam rangkaian HUT PWRI turut dilakukan dalam kegiatan ini.(*)







